
| Beranda |
| Selamat Datang |
| Sejarah PTA Kep. Bangka Belitung |
| Yurisdiksi |
| Struktur Organisasi |
| Visi dan Misi |
| Rencana Strategis |
| Surat Dinas |
| Artikel dan Makalah |
| Peraturan Perundang-Undangan |
| Buku Tamu |
| Link |
| Informasi Perkara PTA dan PA se-Babel |
| Statistik Perkara |
| Prosedur Berperkara |
| Perkara Putusan |
| Bagian Kepaniteraan |
| Bagian Kepegawaian |
| Bagian Keuangan |
| Bagian Umum |
| Pedoman Perilaku Hakim |
| Profil Pegawai |
| Job Description |
| Daftar Pengawasan |
| LHKPN |
| Alur Pengaduan |
| Prosedur Pengaduan |
| Pengaduan Online |
| Hak-Hak Pencari Keadilan |
| Hak-Hak Pelapor |
| Biaya Berperkara |
| Transparansi Anggaran |
| Barang Milik Negara |
| Rencana Umum Pengadaan |
| PA Pangkalpinang |
| PA Sungailiat |
| PA Tanjungpandan |
| PA Muntok |
| 10 Rumusan Penting Lokakarya Meja Informasi |
|
|
|
| Dimuat Oleh Administrator | |
| Senin, 19 Desember 2011 | |
|
10 Rumusan Penting Lokakarya Meja Informasi
Jakarta l Badilag.net Lokakarya Pelayanan Meja Informasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI dan The Family Court of Australia di Hotel Atlet Century Jakarta, 12-14 Desember 2011, telah rampung. Lokakarya yang diikuti 30 peserta dari Mahkamah Syar’iyah Aceh dan Pengadilan Tinggi Agama seluruh Indonesia itu menghasilkan rumusan penting sebagai berikut:
Pertama, Petugas Meja Informasi perlu memahami peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pelayanan informasi di lembaga peradilan, yaitu:
Kedua, Petugas Meja Informasi perlu memahami pelayanan yang baik dan pelayanan yang buruk. Berikut ini adalah model pelayanan yang baik dan kebalikannya merupakan model pelayanan yang buruk:
Ketiga, Petugas Meja Informasi perlu memahami berbagai kategori pencari informasi. Setidaknya ada lima kategori pencari informasi, yaitu:
Informasi yang boleh diberikan kepada mereka di antaranya adalah informasi proses pendaftaran perkara dan panjar biaya perkara. Informasi yang tidak boleh diberikan di antaranya informasi nomor HP atau alamat rumah hakim yang menangani perkara.
Permohonan informasi yang dapat diberikan di antaranya informasi jadwal sidang dan informasi tatacara keterlibatan anggota keluarga sebagai saksi dalam persidangan. Yang tidak boleh dilayani di antaranya adalah permintaan agar penyelesaian perkara dipercepat.
Permohonan informasi yang dapat diberikan di antaranya informasi prosedur dan panjar biaya perkara, serta permintaan salinan putusan. Yang tidak boleh dilayani di antaranya adalah permintaan agar penyelesaian perkara dipercepat.
Permohonan informasi yang dapat diberikan di antaranya data jumlah hakim dan pegawai, serta data perkara yang diterima dan diputus pengadilan. Yang tidak boleh dilayani di antaranya adalah permintaan salinan putusan perkara pihak tertentu yang belum dianonimisasi.
Permohonan informasi yang dapat diberikan di antaranya informasi profil pengadilan dan informasi jadwal sidang. Yang tidak boleh dilayani di antaranya adalah permohonan wawancara dengan hakim atau pejabat pengadilan yang sedang menangani perkara tertentu.
Keempat, Petugas Meja Informasi harus sungguh-sungguh memahami perannya dan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Tugas yang diemban petugas meja informasi adalah:
Hal-hal yang tidak boleh dilakukan adalah:
Kelima, Petugas Meja Informasi harus memahami independensi lembaga peradilan. Karena itu, petugas meja informasi:
Keenam, Petugas Meja Informasi perlu memberikan kesan pertama yang baik, serta terampil memilih kalimat sejak membuka hingga menutup layanan.
Ada 11 hal yang sangat menentukan baik buruknya kesan pertama, yaitu:
Pelayanan yang baik dimulai dengan kalimat “Ada yang bisa saya bantu?” dan diakhiri dengan kalimat “Apakah ada hal lain yang bisa saya bantu?”
Ketujuh, Petugas Meja Informasi harus memahami cara menangani keluhan atau pengaduan. Jika ada orang yang datang ke pengadilan dengan marah-marah, petugas meja informasi hendaknya:
Jika ada orang yang ingin menyampaikan pengaduan, petugas informasi harus melayaninya dengan ramah dan meneruskan pengaduan itu sesuai ketentuan yang berlaku.
Kedelapan, Petugas Meja Informasi perlu memahami cara melayani korban KDRT, yaitu:
Kesembilan, Petugas Meja Informasi perlu memahami cara melayani penyandang disabilitas, yaitu:
Kesepuluh, Petugas Meja Informasi perlu memahami teknik menjadi trainer dengan cara:
|
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 19 Desember 2011 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

| Rakerda Tahun 2012 |