|
ALKOHOL BUKAN JALAN KELUAR UNTUK HILANGKAN KESEDIHAN |
|
|
|
|
Dimuat Oleh Administrator
|
|
Kamis, 06 Maret 2008 |
|
Selama ini ada orang yang beranggapan, alkohol dapat membantu seseorang melupakan kepedihan dan kesedihan yang dirasakan. Namun sebuah studi di Jepang membuktikan, minuman keras justru memperpanjang ingatan akan kesengsaraan yang dirasakan. Para peneliti di Universitas Tokyo menyimpulkan, --ethanol zat memabukkan dalam alkohol-- tidak menyebabkan daya ingat akan kesedihan menurun sebaliknya jutru mengekalkannya. Dalam studi ini para peneliti yang dipimpin oleh profesor farmakologi Norio Matsuki memberikan kejutan pada tikus, sehingga tikus tersebut ketakutan dan tertekan. Tikus-tikus tersebut lalu diambil dari kandangnya untuk kemudian disuntik dengan athanol atau saline. Hasilnya tikus yang mendapat alkohoL mengalami stres dua minggu lebih lama dari tikus yang tidak disuntik. “Jika studi ini kita terapkan pada manusia, maka daya ingat akan kesengsaraan yang berusaha mereka hilangkan dengan alkohol justru akan semakin lama bercokol didalam otak mereka,” kata peneliti. Matsuki mengatakan temuan ini bisa menjadi peringatan bagi mereka yang hidup dengan kenangan buruk. Menurutnya, cara terbaik untuk melupakan sesuatu yang tidak disukai adalah dengan menuliskan kenangan buruk tersebut, dan bukan dengan mengkonsumsi minuman keras. Studi ini dipublikaksikan dalam jurnal akademik Amerika Serikat Neuropsychopharmacology. Sumber : Info Medika Suara Merdeka 6/3/2008
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 27 Oktober 2008 )
|