

| PA Pangkalpinang |
| PA Sungailiat |
| PA Tanjungpandan |
| Peneliti Leiden University kunjungi Badilag: |
|
|
|
| Dimuat Oleh Wasisto | |
| Kamis, 20 November 2008 | |
|
Putusan dan Artikel Pengadilan Agama Banyak Dicari di Luar Negeri
Dirjen Badilag sedang berbincang dengan Mahasiswa Doktoral Universitas Leiden, Stijn Van Huis di kantor Badilag
Para peneliti di luar negeri, baik dari kalangan perguruan tinggi atau lainnya banyak sekali memerlukan data tentang Peradilan Agama. Data yang berupa putusan, artikel atau statistik sangat diperlukan oleh mereka untuk pengembangan keilmuan atau untuk kepentingan lainnya. Oleh karena itu, putusan hakim peradilan agama tidak bisa tidak, kecuali harus baik, dari segi substansi, format atau bahasa. Penyiapan informasi yang lebih lengkappun perlu terus ditingkatkan, baik melalui internet atau penerbitan.Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, mengatakan hal itu di dapur redaksi Badilag.net siang ini (17/11) ,setelah menerima tamu Mahasiswa Doktoral Universitas Leiden Belanda, Stijn Van Huis, di ruang kerjanya, jalan Pegangsaan Barat 30 Jakarta Pusat.Van Huis yang berkebangsaan Belanda sengaja datang menemui Wahyu Widiana -dengan referensi dari Prof Mark Cammack, Guru Besar Southwestern Law School Los Angeles-, untuk mendapatkan berbagai informasi tentang Peradilan Agama. Van Huis kini sedang reset dalam rangka penulisan disertasinya yang membahas sekitar hubungan hukum adat dan hukum nasional di Indonesia.Di antara data primer yang ingin diperolehnya adalah tentang pelaksanaan putusan pengadilan agama mengenai nafkah anak dan nafkah iddah. Untuk itu, Van Huis akan tinggal beberapa lama di Cianjur dan di Makassar untuk mendapatkan data dan proses eksekusi putusan PA lebih mendalam. Mendapat Informasi dari www.badilag.net. Ketika ditanya Wahyu Widiana, Van Huis menjelaskan bahwa pertama kali mendapat info tentang Badilag adalah dari buku-buku Daniel Lev. Ia kemudian lebih akrab dengan Badilag dan PA-PA, setelah banyak membuka www.badilag.net, yang menurutnya sarat dengan informasi.Van Huis semula mendapat banyak informasi kewenangan PA yang diperoleh dari Mimbar Hukum. Tapi kini, majalah itu sudah lama tidak terbit, gantinya adalah situs www.badilag.net.
|
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

|
Kehadiran situs web PTA Babel ini, disamping meningkatkan pelayanan kepada pencari keadilan, juga dapat memberikan pencitraan yang positif bagi provinsi Bangka Belitung di pentas regional dan global. Demikian kata H. Eko Maulana Ali (Gubernur Kep Bangka Belitung) saat Launching website pta Babel tanggal 3 April 2008 |