PENGANTAR TUGAS HAKIM TINGGI PTA BABEL Pangkalpinang l pta-babel.net " Ada yang datang ada pula yang pergi, ada pertemuan ada juga perpisahan ". Itulah situasi yang menggambarkan kondisi di PTA Babel saat ini. Senin, 02 Agustus 2010 kemarin, PTA Babel mengadakan acara pengantar tugas dua orang Hakim Tinggi menuju ke tempat tugas yang baru. Dua orang Hakim Tinggi yakni Imamuddin dan H Sunarto akan melaksanakan tugas ditempat yang baru setelah selama 4 tahun lebih melaksanakan tugas di PTA Babel. Imamuddin ke PTA Palembang sedangkan H Sunarto ke PTA Jogjakarta. Kedua orang Hakim Tinggi ini merupakan bagian dari sejarah sepanjang berdirinya PTA Babel bulan April 2006 yang lalu.
Immamuddin dan H Sunarto menyampaikan kesan-kesan mereka selama menjalan tugas di PTA Babel Suasana haru menyelimuti acara pengantar tugas ini ketika Imamuddin mengawali acara dengan menyampaikan kesan-kesannya selama bertugas di PTA Babel. Pada awalnya beliau tidak pernah menyangka akan diangkat sebagai Hakim Tinggi di PTA Babel. Awalnya beliau yang pada saat itu masih menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Lahat datang ke Bangka Belitung untuk menghadiri acara peresmian PTA Babel. Seusai acara, beliau didatangi oleh Kasubbag Kepegawaian PTA Babel untuk segera mempersiapkan diri karena keesokan harinya akan dilantik sebagai Hakim Tinggi PTA Babel. Selama menjalankan tugas di PTA Babel, banyak sekali suka duka yang telah beliau alami. Banyak juga pengetahuan-pengetahuan baru yang ia dapatkan selama di Babel.Diiringi uraian air mata, satu persatu beliau menjabarkan pengalamannya selama bertugas di PTA Babel. Beliau menutup sambutannya dengan pantun yang beliau buat sendiri sebagai salam perpisahaan yang diiringi dengan riuh tepuk tangan seluruh Pegawai yang menghadiri acara tersebut. Begitu pula dengan H Sunarto yang menyusul dilantik sebagai Hakim Tinggi pada PTA Babel satu bulan setelah pelantikan Imamuddin. H Sunarto yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Purworejo dipanggil untuk melaksanakan tugas sebagi Hakim Tinggi pada PTA Babel. Walaupun berat untuk meninggalkan keluarga yang jauh di Pulau Jawa namun beliau tetap menjalankannya dengan ikhlas dan menerima hal itu sebagai kehendak Allah SWT.Tidak jauh berbeda dengan Imamuddin, H Sunarto juga menceritakan kesan-kesanya selama menjalankan tugas di PTA Babel yang penuh dengan suka duka. Diakhir sambutannya, Imammuddin dan H Sunarto masing-masing menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Pegawai di PTA Babel apabila ada perbuatan maupun perkataan yang salah selama mereka menjalankan tugas di PTA Babel. Selanjutnya KPTA Babel juga memberikan sedikit sambutannya. Beliau mengatakan apa yang diperoleh kedua Hakim Tinggi ini merupakan "Taufik" dari Allah SWT. Beliau mendefinisakan taufik sebagai "kesesuaian antara keinginan manusia dengan kehendak Allah SWT". Kedua orang Hakim Tinggi ini telah mendapatkan apa yang mereka inginkan dan Allah SWT merestui keinginan tersebut. Beliau juga menyampaikan bahwa PTA Babel sangat merasa kehilangan dengan kepergian kedua orang Hakim Tinggi ini. Beliau juga berpesan kepada kedua orang Hakim Tinggi ini untuk terus belajar dan mengembangkan pengetahuan ditempat tugas yang baru nantinya. Atas nama seluruh Pegawai, beliau menyampaikan permohonan maaf kepada kedua orang Hakim Tinggi ini apabila ada kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat, Beliau juga mengharapkan keikhlasan seluruh Pegawai untuk memaafkan kedua orang Hakim Tinggi ini apabila mereka pernah melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun tanpa disengaja. Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dari seluruh Pegawai kepada kedua orang Hakim Tinggi ini sebagai kenang-kenangan dan ucapan perpisahan. Seusai acara, seluruh Pegawai secara bergiliran memberikan ucapan selamat kepada Imamuddin dan H Sunarto yang dipenuhi dengan suasana haru dan uraian airmata. ade
|