Drs.H.Djafar Abd Muchith, SH, MHI

Drs.H.Djafar Abd Muchith, SH, MHI
KPTA Kep. Bangka Belitung

Pilih Bahasa

English Arabic Japanese Indonesian

Standard Operation Procedure

Bagian Kepaniteraan
Bagian Kesekretariatan

Pedoman Perilaku Hakim

Pedoman Perilaku Hakim

Informasi Pegawai

Profil Pegawai
Job Description

Transparansi Anggaran

Transparansi Anggaran

Daftar Aset Pengadilan

Barang Milik Negara

Info Perkara

     MAHKAMAH AGUNG RI
     PTA BABEL
     PA PANGKALPINANG
     PA SUNGAILIAT
     PA TANJUNGPANDAN

Form Login






Kata Sandi hilang?

Pengunjung Online

Saat ini ada 13 tamu online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini82
mod_vvisit_counterKemarin198
mod_vvisit_counterMinggu ini1044
mod_vvisit_counterBulan ini1862
mod_vvisit_counterTotal221838

Sindikasi

Anda disini:  Beranda

Renungan Pansek PTA Babel 1 PDF Cetak E-mail
Dimuat Oleh rizal   
Kamis, 29 Oktober 2009

 PAK AHMAD, BERTANYA TENTANG VISI

Pangkalpinang l pta-babel.net

Pak ahmad, seorang sederhana, nerimo dan perduli terhadap lingkungan kantor kita, walau pengetahuan dan penghasilannya “naudzubillah” alias pas-pasan.

Tiap pagi sekitar pukul 7.30 Wib beliau mulai tawaf mengelilingi kantor dengan alat “khos”-nya, istirahat pukul 9.00 duduk di serambi tangga belakang sambil melihat-lihat hasil  kerjaannya dan menikmati secangkir kopi dan mengisap rokok gudang garam merahnya, melirik tong sampah, ada kertas sembari berfikir daur-ulang, dipilah-pilih kertas tersebut dengan menyempatkan membaca                .

Pak, pak ! Pak Samson lewat, maaf pak saya ingin tanya (pak Ahmad sambil garuk-garuk kepala, matanya menatap kebawah):

Pak Samson : “ono opo sampeyan”? Bensin ya, bukan pak,  kata pak Ahmad

Pak Ahmad  : Apa visi itu pak? Visi apa (selah pak Samson), visi sing anyar kantor kita pak, dan jenis rumput opo visi niku pak? Pak Samson belum mengira pertanyaan pak Ahmad sefilosufis itu, ya ya ya kata Pak Samson sambil lalu buka-buka HP-nya.

Pak Samson : Begini, visi itu arah tujuan kita ke depan untuk terwujudnya badan peradilan agama(PTA) yang agung, oprasionalnya akan digambarkan melalui misi kearah tupoksi kita.

Pak Ahmad  : Wahh, bagus ya pak ada kata “Ageng”nya.

Pak Samson : Bukan “Ageng” tapi  “Agung” kata “Agung” itu (Pak Samson mencoba menjelaskan:) artinya yang “mulya”, yang “terhormat” luas itu artinya pak Ahmad.

Pak Ahmad ngejar pertanyaan lagi, pak, kok ada kata “ badan” peradilan Agama” wah sampeyan membrondong pertanyaan macam itu, bikin pusing saya  (dalam hatinya pak Samson enggrundel- aku enggak milok rakernas aku la ditanyo ).

Pak Samson:  cepat meninggalkan pak Ahmad menuju mobil altis hijaunya cepat-cepat pergi ke gramidia mencari kamus bahasa Indonesia karangan WP. Poerwadarminta, untuk menjawab pertanyaan “ arti Agung itu” dan cari lagi kata “badan peradilan” dalam buku pak Jimly Ash-Siddiqie atau bukunya pak Mahfud MD, wah bener-bener pak Ahmad ini, grutu positif pak Samson: bulan tuo, remun belum trimo pulo,  Allahu A”lam.

                                                                                                                 (Renungan YK Kamis Pagi 29-10-2009)

Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 29 Oktober 2009 )
 

Add comment


Security code
Refresh

Berikutnya >
Advertisement