Drs.H.Djafar Abd Muchith, SH, MHI

Drs.H.Djafar Abd Muchith, SH, MHI
KPTA Kep. Bangka Belitung

Pilih Bahasa

English Arabic Japanese Indonesian

Standard Operation Procedure

Bagian Kepaniteraan
Bagian Kesekretariatan

Pedoman Perilaku Hakim

Pedoman Perilaku Hakim

Informasi Pegawai

Profil Pegawai
Job Description

Transparansi Anggaran

Transparansi Anggaran

Daftar Aset Pengadilan

Barang Milik Negara

Info Perkara

     MAHKAMAH AGUNG RI
     PTA BABEL
     PA PANGKALPINANG
     PA SUNGAILIAT
     PA TANJUNGPANDAN

Form Login






Kata Sandi hilang?

Pengunjung Online

Saat ini ada 15 tamu online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini102
mod_vvisit_counterKemarin198
mod_vvisit_counterMinggu ini1064
mod_vvisit_counterBulan ini1882
mod_vvisit_counterTotal221858

Sindikasi

Anda disini:  Beranda

Tera Ulang Arah Kiblat dengan Sederhana PDF Cetak E-mail
Dimuat Oleh ade   
Jumat, 16 Juli 2010

Tera Ulang Arah Kiblat dengan Sederhana

Jakarta | badilag.net

ImageJika tepat di atas kabah ditempatkan sebuah lampu yang sangat tinggi dan dapat dilihat dari semua tempat di permukaan bumi, maka dengan mudah kita dapat menentukan arah kiblat. Hal tersebut sepertinya sulit untuk dilakukan, mengingat bentuk bumi yang bulat dan roman muka bumi yang tidak rata .

Analogi tersebut disampaikan T. Djamaluddin, pakar astronomi saat diwawancarai dalam program acara Apa Kabar Indonesia Malam TV1, di Mesjid Sunda Kelapa malam tadi (15/07).

Namun ada fenomena alam yang dapat membantu dalam penentuan arah kiblat. Besok, Jumat (16/07) tepatnya pukul 16.27 WIB T. Djamaludin mengingatkan, merupakan fenomena istimewa dimana posisi matahari tepat di atas Masjidil Haram.

Saat fenomena tersebut terjadi, semua bayangan benda yang ada di permukaan bumi mengarah ke Masjidil Haram/Ka’bah, sehingga sangatlah tepat jika moment tersebut digunakan untuk menera ulang posisi tempat ibadah, apakah itu Mesjid ataupun Mushola di rumah sehingga tepat mengarah ke Ka’bah.

T. Djamaluddin menambahkan, selama tiga hari, Jumat, Sabtu (17/07) dan Minggu (18/07) peneraan masih bisa dilakukan dengan koreksi waktu lima menit sebelum dan sesudah pukul 16.27 WIB. “16.22 hingga 16.32 merupakan waktu peneraan, namun lebih tepat pukul 16.27 WIB” ungkapnya.     

Model bayang-bayang matahari di atas Ka’bah merupakan metode yang tepat dan sederhana dalam penentuan arah kiblat karena pada dasarnya setiap orang dapat melihat bayangan matahari. “Mudah-mudahan cuaca cerah, sehingga bayangan yang menembus kusen pintu, kusen jendela dapat terlihat, dan itu adalah arah kiblat” harapnya.

Di tengah gonjang-ganjing terkait pergeseran arah kiblat yang dihubungkan dengan banyaknya fenomena gempa bumi, penentuan arah kiblat dengan metoda bayangan matahari merupakan jawaban yang tepat. T. Djamaluddin menegaskan kembali bahwa fenomena gempa bumi tidak merubah arah kiblat. “Walaupun Jakarta berpindah sejauh 148 km ke arah utara, pergeseran arah kiblat tidak akan lebih dari 10 “ tegasnya.

Pencari Arah Kiblat Presisi

Model lain yang dianggap mudah untuk menentukan arah qiblat dikenal dengan  Qibla Locator dan  dapat diakses di qiblalocator.com. Qibla locator merupakan Kalkulator Arah Kiblat Presisi yang dilengkapi dengan tampilan visual citra satelit via Googlemap. Aplikasi ini dapat mengetahui secara visual posisi arah kiblat yang benar di sebuah tempat.

Image

QIBLA LOCATOR membantu dalam penentuan arah kiblat.

Caranya mudah, kita tinggal mencari bangunan atau lokasi yang akan diukur, lalu sesuaikan dengan garis merah yang otomatis muncul di program tersebut. Atau kita juga dapat mengetik nama kota, provinsi, Negara yang akan dicari lalu klik tombol Cari.

Arah kiblat dinyatakan dengan Garis Merah dari lokasi yang dicari. Anda juga dapat memilih tampilan dalam bentuk Peta, Citra Satelit maupun Peta Hibrid (Peta dan Citra Satelit). Setelah mengetahui sudut arah kiblat, langkah selanjutnya adalah pengukuran di lapangan.

Namun T. Djamaluddin kembali menegaskan bahwa yang paling sederhana dalam menentukan arah kiblat adalah dengan metoda bayang-bayang pada saat matahari tepat di atas Ka’bah.
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement