Drs.H.Djafar Abd Muchith, SH, MHI

Drs.H.Djafar Abd Muchith, SH, MHI
KPTA Kep. Bangka Belitung

Pilih Bahasa

English Arabic Japanese Indonesian

Pedoman Perilaku Hakim

Pedoman Perilaku Hakim

Info Pengawasan

Daftar Pengawasan
LHKPN

Info Perkara

     MAHKAMAH AGUNG RI
     PTA BABEL
     PA PANGKALPINANG
     PA SUNGAILIAT
     PA TANJUNGPANDAN

Form Login






Kata Sandi hilang?

Pengunjung Online

Saat ini ada 8 tamu online

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini206
mod_vvisit_counterKemarin253
mod_vvisit_counterMinggu ini962
mod_vvisit_counterBulan ini4270
mod_vvisit_counterTotal239897

Sindikasi

Anda disini:  Beranda

WKMA RI Bidang Non Yudisial Buka Sosialisasi Teknis Yustisial PTA Kendari PDF Cetak E-mail
Dimuat Oleh Administrator   
Selasa, 31 Mei 2011

WKMA RI Bidang Non Yudisial Buka  Sosialisasi Teknis Yustisial  PTA Kendari


Pangkalpinang | pta-babel.net

Bertempat  di  Hotel Swiss Bell Hotel Kendari, Kamis (26/5/2011), Pengadilan Tinggi Agama Kendari, melaksanakan sosialisasi teknis yustisial Peradilan Agama se-Sulawesi Tenggara yang diikuti oleh Ketua, Wakil  Ketua,  Hakim, Panitera/Sekretaris, dan Wakil Panitera Pengadilan Agama se-Sulawesi Tenggara dengan menghadirkan   DR.H. Ahmad Kamil, S.H., M.H., Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial dan  Drs. H. Andi Syamsu Alam S.H., M.H. Ketua muda Agama Mahkamah Agung RI . Pembukaan sosialisasi teknis yustisial ini  dilaksanakan di Hoga Meeting Room Swiss Bell Hotel Kendari dan  dibuka secara resmi oleh  Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial. Hadir sebagai undangan,  Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara,  DPRD Sulawesi Tenggara, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sulawesi Tenggara lainnya. 

Dalam sambutannya, Drs. H. Abdul Razak Ahmad, S.H., M.H.  Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari   menyampaikan  “…Merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi  Keluarga  Besar Pengadilan Tinggi Agama Kendari atas kehadiran Bapak Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial  dan Bapak Ketua Muda Agama Mahkamah Agung RI dalam rangka memenuhi undangan pada kegiatan sosialisasi teknis yustisial Pengadilan Tinggi Agama Kendari  dengan harapan,  kehadiran Bapak Wakil Ketua Mahkamah Agung RI  Bidang Non  Yudisial dan  Bapak Ketua Muda Agama Mahkamah Agung RI dapat memberi motivasi kepada seluruh jajaran dalam lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Kendari untuk bekerja lebih baik dan professional “.

Lebih lanjut Razak Ahmad melaporkan “…Sosialisasi  ini dilaksanakan Pengadilan Tinggi Agama Kendari  mulai tanggal 26 s.d. 28 Mei 2011 yang diikuti  oleh 30 peserta  dengan menggunakan dana dari DIPA Pengadilan Tinggi Agama Kendari  dan pentingnya sosialisasi ini,  karena menurut pengamatan dan laporan dari hasil pengawasan hakim tinggi pengawas daerah ditemukan pada tingkat I sebagai berikut : 1. Adanya indikasi bahwa penanganan dan penyelesaian perkara telah melupakan penerapan  Pola Bindalmin 2.  Kurang cermat dan kurang mendalam memeriksa saksi-saksi yang diajukan para pihak untuk menggali peristiwa hukum atas kasus yang bersangkutan. 3. Lemahnya penerapan hukun acara terutama dalam pembuktian dan penerapan hukum..”.

Selanjutnya Ir. H. Zainal Abidin, M.M. Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara yang diawali dengan menyampaikan  “…Selamat datang kepada Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial dan Ketua Muda Agama Mahkamah Agung RI  di Kota Kendari… dan acara ini memiliki makna strategi dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia aparat peradilan menuju peradilan modern sebagaimana diwacanakan Mahkamah Agung RI, dengan fokus peningkatan pada aspek kemampuan teknis dan administrasi yustisial dalam rangka memenuhi tuntutan pelayan prima terhadap pencari keadilan…, masalahnya adalah bagaimana bagaimana caranya menjadikan pengadilan Kita efektif dan efisien serta transparan, untuk itu seluruh aparat peradilan khususnya para hakim harus mau dan mampu melakukan perubahan.

Kita melakukan perubahan karena Kita yakin perubahan akan membawa kebaikan bukan saja untuk lembaga tetapi juga untuk perorangan. Acara sosialisasi  seperti ini harus terus Kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparat Pengadilan Tinggi Agama Kendari… ”.

Ketika mengawali sambutannya, Ahmad Kamil  menyampaikan “…Terima kasih  Kami ucapkan kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara atas bantuan dan kerjasamanya  kepada lembaga peradilan yang  ada di Sulawesi Tenggara. 

Selanjutnya harapan Mahkamah Agung  kepada seluruh warga Mahkamah Agung  agar bahu membahu, bantu membantu menuju kemandirian peradilan  yang dari orde ke orde  telah melalui perjuangan yang sangat berat sehingga dapat menjadi satu atap atau one roof system. Ketika Kita berada dalam  One roof System yang memberi kewenangan kepada Mahkamah Agung  untuk mengolah teknis dan non teknis, pertanyaannya yang timbul adalah  mampukah  Kita memanage kewenangan yang diberikan oleh undang-undang ? Salah satu upaya yang dilakukan oleh Mahkamah Agung RI adalah dengan menyiapkan blue print I sebagai guiding dalam memanage teknis dan non teknis  atas 32.000 orang pegawai dari 800 satker dengan anggaran yang hampir 5 trilyun dan sekarang  Mahkamah Agung RI  telah melaksanakan  blue print II yang telah berubah visi misi, dari melaksanan peradilan   dengan asas  sederhana dan  cepat  menjadi  melaksanakan peradilan agung dan modern...”.

Di Akhir sambutan Ahmad Kamil menyampaikan “…Kegiatan yang dilaksanakan Pengadilan Tinggi Agama Kendari  patut diapresiasi  karena mampu menyamakan persepsi  dan dapat menjadi contoh bagi Pengadilan Tinggi Agama lainnya di Indonesia….Diharapkan pimpinan dan hakim tinggi Pengadilan tinggi agama kendari betul-betul melaksanakan pembinaan dengan sebaik-baiknya   mengingat akhir-akhir ini  terjadi  penurunan bobot  atau kualitas  dan  sekarang  Mahkamah Agung RI   tidak mau menempatkan kader-kader yang seadanya tetapi harus yang terbaik dan salah satu bentuk pembinaan adalah kegiatan sosialisasi seperti ini...untuk itu seluruh peserta sosialisasi ini, agar kiranya memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya untuk menjadi kader-kader yang terbaik dan yang paling penting diingat bahwa sosialisasi ini dilaksanakan dengan menggunakan anggaran DIPA yang berasal dari uang rakyat ”.

Usai pembukaan yang dibuka secara resmi oleh Ahmad Kamil, kegiatan ini dilanjutkan dengan materi pembinaan yang diikuti oleh lingkungan  Peradilan Agama se-Sulawesi Tenggara. Materi pembinaan diisi oleh  Ahmad Kamil dan Andi Syamsu Alam. Beragam pertanyaan yang diajukan peserta hingga tanpa terasa waktu telah menunjukkan pukul 23.00 Wita dan sampai berita ini diturunkan, kegiatan sosialisasi ini masih berlangsung. (Suhartina/PTA Kendari)
 

Add comment


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Berikutnya >